Selasa, 06 Oktober 2009

Sejarah Nabi Muhammad

Tanda-Tanda Kenabian Nabi Muhammad

Pertama, tahun kelahiran Nabi Muhammad saw. disebut juga tahun gajah karena peristiwa penyerangan pasukan bergajah yang dipimpin Raja Abrahah atas Ka’bah. Namun penyerangan ini gagal, bahkan mereka menderita penyakit aneh akibat lemparan batu dari neraka oleh burung ababil. Kisah ini diabadikan Allah dalam surah Al-Fiil.

Kedua, sebelum dilahirkan oleh ibunya, Aminah, sang kakek Abdul Muthalib mengalami hal yang aneh. Pada malam sebelumnya dia bermimpi ada cahaya yang bersinar terang tapi tidak panas keluar dari punggungnya. Kemuadian pada saat melahirkan sang ibu tidak merasa kesakitan seperti layaknya wanita yang melahirkan pada umumnya. Setelah Nabi Muhammad saw. lahir, ada cahaya yang berpendar di sekililingnya yang membuatnya sangat nyaman.

Ketiga, bersamaan dengan kelahiran Nabi Muhammad saw., api yang disembah orang di Persia padam. Begitu juga dengan berhala-berhala yang ada di sana hancur semua.

Keempat, sewaktu menyusui Nabi Muhammad, mendadak ASI Halimah Sa’diyah penuh, padahal sebelumnya susut karena kering. Saat dibawa pulang ke kampungnya,

Kelima, pada usia 5 bulan Nabi Muhammad saw. sudah dapat berjalan dan usia 9 bulan sudah lancar berbicara. Istimewanya lagi, Nabi Muhammad saw. sudah ikut menggembala kambing sejak usia 2 tahun.

Kelima, dibelah dadanya oleh dua orang bertubuh besar dan dicuci isi dadanya lalu dikembalikan lagi tanpa merasa sakit sama sekali. Dua orang ini adalah malaikat yang diutus Allah swt. Untuk membersihkan hati Nabi Muhammad saw.

Kelima, pada usia 12 tahun saat mengikuti pamannya Abu Thalib berdagang ke Bahrain, Nabi Muhammad saw. dinaungi oleh gumpalan awan yang bergerak ke mana beliau pegi dan ikut berhenti saat beliau berhenti. Padahal waktu itu matahari sangat terik dan panas menyengat. Namun dengan adanya gumpalan awan tersebut, beliau tidak merasakan panas sama sekali.

Keenam, terdapat tanda kenabian di pundaknya. Inilah yang meyakinkan seorang pendeta di Busra bahwa Nabi Muhammad adalah Nabi terakhir yang dikabarkan dalam kitab Taurat. Tanda ini pula yang membuat Salman Al-Farisi mengimani Nabi Muhammad saw. dan masuk Islam.

Ketujuh, pada usia 17 tahun saat mengikuti pamannya Abu thalib berdagang ke Bahrain, Nabi Muhammad saw. Dinaungi oleh gumpalan awan yang bergerak ke mana beliau pergi dan ikut berhenti saat beliau berhenti. Padahal waktu itu mataharisangat terik dan panas menyengat. Namun dengan adanya gumpalan awan tersebut, beliau tidak merasakan panas sama sekali.

Kedelapan, terdapat tanda kenabian di pundaknya. Inilah yang menyakinkan seorang pendeta di Busra bahwa Nabi Muhammad adalah nabi terakhir yang dikabarkan dalam kitab Taurat. Tanda ini pulayang membuat Salman Al-Farisi mengimani Nabi Muhammad saw. Dan masuk islam.

Subhanallah…banyak sekali ya kejadian-kejadian istimewa yang menjadi tanda-tanda kenabian Nabi Muhammad saw. sejak lahir. Allah Maha Kuasa membuat segalanya terjadi. Begitulah Allah swt. mengabarkan kepada penduduk bumi akan datangnya utusan terakhir, kekasih Allah swt., Nabi Muhammad saw. Bukan hanya itu, tapi beliau juga manusia yang dikasihi umat manusia, orang yang paling sukses sepanjang masa. Akhlaknya seperti Al-Qur’an yang berjalan. Predikat Al-Amin (terpercaya) melekat pada dirinya bahkan seluruh kaum Quraisy menghormatinya karena itu. “Sungguh tlah ada dalam diri Rasul suri teladan yang baik bagimu, jika kamu mengetahui…” (Q.S. Al-Ahzab/ 33: 21) (Kak If/ dari berbagai sumber)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar